FIX
FIX
OPINI & WAWANCARA
Rasionalisasi Pemimpin
Oleh : M Alfan Alfian
JADWAL SHALAT   Subuh 05:29 WIB | Dzuhur 12:39 WIB | Ashar 15:59 WIB | Maghrib 18:40 WIB | Isya 19:46 WIB
HIKMAH

Hikmah Gelas Kopi Dibalik, Bersabar Dalam Cobaan

Cobaan akan terus datang sampai rasa cinta kita benar-benar telah mengkristal sehingga cinta kita kepada Allah benar-benar lebih utama dibandingkan dengan cinta-cinta yang lain.
14 Juni 2013 00:00:00 WIB

Jakarta, POL

 

SAHABAT, pernah minum kopi? Saya yakin kalian pernah minum kopi.

Hanya saja perbedaan minum kopi dulu dan sekarang di antaranya adalah cara meminumnya. Sekarang kita minum kopi instan dengan cangkir mahal di kafe yang bonafid. Padahal dulu orang-orang tua kita minum kopi hitam di warung kopi pinggir jalan sambil mengobrol banyak hal dengan teman-temannya.

Ada keunikan cara minum kopi orang zaman dulu. Ketika saya kecil bahkan saya sempat takjub melihat atraksi ajaib ini. Saya melihat orang tua dulu minum kopi dengan gelas terbalik di atas piring kecil yang berfungsi sebagai tatakan atau alas. Logika saya berhenti melihat keajaiban itu.

Saya coba mempraktekkan minum air biasa dengan gelas terbalik seperti di atas. Gelas berisi air pelan-pelan saya terbalikkan di atas piring kecil. Hasilnya, air di gelas pun tumpah. Berulangkali saya lakukan dan hasilnya pun sama.

Akhirnya saya memberanikan diri bertanya kepada seorang tua yang sedang minum kopi dengan gelas terbalik. Menurutnya, jika gelas berisi air langsung dibalik di atas piring kecil maka air akan tumpah.

Akan tetapi, jika piring kecil menutup gelas berisi air dengan rapat lebih dulu sebelum dibalik maka airnya tidak akan tumpah saat gelas dibalik dan bahkan saat posisi gelas sudah terbalik.

Rupanya inilah ilmu rahasia yang saya cari selama ini. Piring kecil harus menutup rapat gelas yang tidak terbalik lebih dulu sebelum nanti piring kecil menjadi alas bagi gelas yang terbalik.

***

Sahabat, tahukah kalian apa hikmah di balik fenomena di atas?

Sesungguhnya piring kecil di atas gelas berisi air adalah simbol rasa syukur atas nikmat Allah. Sementara itu, piring kecil di bawah gelas yang terbalik adalah simbol sabar atas penderitaan yang diberikan Allah.

Jadi, hikmah dari fenomena di atas adalah bahwa kita tidak akan pernah bisa bersabar atas penderitaan apabila kita tidak pernah bersyukur atas kenikmatan. Karena sesungguhnya nikmat yang Allah anugerahkan itu lebih banyak dari penderitaan yang Dia berikan kepada kita.

Sahabat, sesungguhnya kondisi orang yang beriman sangat mengagumkan. Mengapa? Karena kondisinya bisa selalu baik. Jika ia ditimpa kesulitan lalu bersabar, maka kesabaran itu akan menjadi kebaikan baginya.

Jika ia mendapat kenikmatan lalu bersyukur, maka kesyukurannya itu akan menjadi kebaikan baginya. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah,

“Alangkah mengagumkannya kondisi orang beriman, karena seluruh perkaranya adalah baik (dan hal itu hanya berlaku bagi orang yang beriman). Jika ia mendapatkan kenikmatan lalu bersyukur, maka syukurnya itu akan menjadi kebaikan baginya. Adapun jika ia mendapatkan kesulitan lalu bersabar, maka kesabarannya itu pun akan menjadi kebaikan baginya.” (HR Muslim)

Mengenai kesabaran, Allah berfirman,

 “Allah beserta orang-orang yang bersabar.” (al-Baqarah: 249)

Nabi saw. bersabda,

“Apabila Allah mencintai suatu kaum, maka mereka akan diberikan cobaan. Barangsiapa yang bersabar maka dia akan mendapat pahala yang besar. Akan tetapi, jika dia kesal, maka dia hanya akan mendapat kekesalan.” (HR Ahmad dan Tirmidzi)

 “Apa yang menimpa seorang muslim berupa kelelahan, kesulitan, kegelisahan, kesedihan, dan gangguan hingga duri yang menusuk tubuhnya, niscaya dengan itu Allah menghapus dosa-dosanya.” (Muttafaq alaih)

Adapun mengenai kesyukuran, Allah berfirman,

Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu ba­paknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah pa­yah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa, ‘Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertobat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.’” (al-Ahqaf: 15)

“Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.” (Luqman:14)

Sudah sepatutnya kita memperbanyak syukur atas nikmat Allah. Itu sebabnya ada sebuah riwayat yang menyatakan bahwa orang miskin yang bersyukur lebih baik daripada orang miskin yang bersabar dan orang kaya yang bersabar lebih baik daripada orang kaya yang bersyukur.

Pertanyaan kemudian, sampai kapan cobaan Allah akan menghampiri mereka yang mencintai-Nya? Ternyata jauh-jauh hari Nabi Muhammad saw. telah mengantisipasi pertanyaan ini dengan sebuah jawaban yang jelas. Mengenai sampai kapan cobaan datang, beliau bersabda,

“…Cobaan itu akan selalu menimpa seorang hamba sampai ia berjalan di muka bumi ini tanpa melakukan suatu kesalahan.” (HR Ahmad dan Nasai)

Cobaan akan terus datang sampai rasa cinta kita benar-benar telah mengkristal sehingga cinta kita kepada Allah benar-benar lebih utama dibandingkan dengan cinta-cinta yang lain.

Pasalnya, rasa cinta yang besar kepada Allah dan Rasul-Nya adalah salah satu ciri utama bagi seorang mukmin (orang yang beriman) sebagaimana firman Allah,

“Adapun orang-orang yang beriman sangat besar cintanya kepada Allah.” (al-Baqarah: 165)

“Nabi itu (hendaknya) lebih utama bagi orang-orang mukmin dibanding (mencintai) diri mereka sendiri.” (al-Ahzab: 6)

 *) Inspirator/Penulis Kisah Hikmah  (HP 087788559509)

 

 

 

 


Tinggalkan komentar....





EKONOMI DAN BISNIS


BPS: Inflasi Terkendalai Akibat Tarif Listrik Dan Biaya Pendidikan

BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Agustus sebesar 0,47%, yang berarti lebih tinggi dari konsensus…
03 September 2014 13:29:00 WIB

ISIS Kembali Penggal Wartawan Amerika

ISIS kembali menghebohkan dunia dengan postingan video terbarunya yang menunjukkan pemenggalan kepala untuk kedua kalinya…
03 September 2014 10:45:00 WIB

Duh, Kepunahan Bahasa Sudah di Depan Mata

03 September 2014 09:53:00 WIB

Botol Unik, Hemat Penggunaan Air Minum

02 September 2014 15:52:00 WIB

Benarkah Rokok Elektronik Lebih Berbahaya ?

02 September 2014 15:06:00 WIB

Pertama Kali, Toronto Gelar Fesyen Muslim

15 Juni 2014 01:00:00 WIB

Meriahkan Piala Dunia 2014, Blackberry Rilis 5 Aplikasi Baru

DIGELARNYA ajang Piala Dunia 2014, di Brazil, tentu mengundang semua lini bisnis untuk memanfaatkan momentum…
15 Juni 2014 06:50:00 WIB

FIFA Geram Dipermainkan Beckenbauer

15 Juni 2014 07:55:00 WIB

Bom Besi Ancam Presiden Baru Ukraina

15 Juni 2014 08:50:00 WIB

Uniknya Jalanan di Kampus Ini

03 September 2014 13:48:00 WIB

Deteksi Bawah Laut Dengan Gelombang Suara Karya Mahasiswa IPB

UNTUK mendeteksi objek bawah laut dan topografi di dasarnya sangat baik digunakan teknologi gelombang suara dengan…
02 September 2014 14:49:00 WIB

UU Advokasi Cegah Praktik Suap ?

02 September 2014 14:13:00 WIB

Polantas Akan Tindak Mobil Mewah

02 September 2014 13:31:00 WIB

Silaturrahim Hatta-Jokowi, PDIP Malu Hati

15 Juni 2014 15:00:00 WIB

Disela Istirahat Debat Capres Prabowo Turun Panggung Cium Mantran Istri dan Anak

Pantauan PelitaOnline langsung di arena debat capres 2014 , minggu (15/06/2014) melihat suasana terharu dan…
29 Agustus 2014 17:55:00 WIB

Kurikulum 2013 Mulai Diragukan

29 Agustus 2014 20:37:00 WIB

Ups, Anas Urbaningrum Mengaku 'Teler'

29 Agustus 2014 13:46:00 WIB

Pecandu Narkoba Tidak Dipenjara ?

IKLAN PALING BAWAH